Pencarian

Paskah Oikumene Simalungun: Pemkab Ajak Warga Jaga Persatuan dan Toleransi

Selasa, 05 Mei 2026 • 13:17:49 WIB
Paskah Oikumene Simalungun: Pemkab Ajak Warga Jaga Persatuan dan Toleransi
Perayaan Paskah Oikumene Simalungun mengusung tema pembaruan kemanusiaan.

SIMALUNGUN — Perayaan Paskah Oikumene tahun ini mengusung tema "Kristus Bangkit Membaharui Kemanusiaan Kita" yang merujuk pada nats Alkitab 2 Korintus 5:17. Ibadah yang dipimpin oleh John Christian Saragih tersebut menekankan pesan pembaruan, keadilan, serta solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Rangkaian acara diisi dengan drama musikal yang memvisualisasikan penyaliban Yesus Kristus. Berbagai kelompok paduan suara, mulai dari jemaat GKPS Kongsilaita hingga perwakilan Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Simalungun, turut memberikan persembahan pujian dalam acara tersebut.

Pesan Toleransi di Tengah Keberagaman Simalungun

Ketua TP PKK Simalungun, Darmawati Anton Achmad Saragih, mengingatkan bahwa keragaman suku, budaya, dan agama merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Ia menilai sikap saling menghormati adalah kunci untuk menjaga stabilitas dan kedamaian di Tanoh Habonaron Do Bona.

"Sikap saling menghormati harus terus dijaga sebagai fondasi masyarakat yang damai," ujar Darmawati di hadapan para jemaat dan tamu undangan.

Pihaknya juga berkomitmen melalui program PKK untuk terus menanamkan nilai-nilai moral dan keagamaan sejak dini dalam lingkup keluarga. Langkah ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang menjunjung tinggi persatuan dan memiliki integritas moral yang kuat.

Harapan Bupati untuk Perayaan Agama yang Lebih Khidmat

Mewakili Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih, Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora membacakan pesan tertulis yang mengapresiasi kehadiran masyarakat. Bupati berharap makna kebangkitan Kristus dapat membawa perubahan perilaku yang positif dalam pelayanan publik maupun kehidupan sehari-hari.

Ada poin menarik dalam pesan tersebut, yakni usulan agar perayaan keagamaan di masa mendatang lebih difokuskan di lingkungan rumah ibadah. Langkah ini bertujuan agar suasana ibadah terasa lebih sakral dan jemaat dapat meresapi makna spiritual dengan lebih mendalam.

Senada dengan hal itu, perwakilan Forkopimda S. Samrin Girsang mengajak masyarakat untuk meneladani nilai perjuangan dalam setiap aspek kehidupan. "Momentum Paskah mengingatkan kita untuk menjalani kehidupan dengan keteladanan dan semangat perjuangan," tuturnya.

Perayaan yang dihadiri oleh para camat dan pimpinan organisasi gereja ini ditutup dengan harapan kolektif. Semangat Paskah diharapkan menjadi landasan kuat untuk mendorong terciptanya kehidupan masyarakat Simalungun yang lebih adil, damai, dan sejahtera.

Bagikan
Sumber: viral24.co.id

Berita Terkini

Indeks