Pencarian

Gebyar Expo Pendidikan Sumut 2026 Jadi Agenda Tahunan Usai Sedot Ribuan Pengunjung

Selasa, 05 Mei 2026 • 15:13:40 WIB
Gebyar Expo Pendidikan Sumut 2026 Jadi Agenda Tahunan Usai Sedot Ribuan Pengunjung
Ribuan pengunjung memadati Gebyar Expo Pendidikan Sumut 2026 yang digelar selama tiga hari.

DELI SERDANG — Perhelatan besar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tersebut berakhir sukses. Selama tiga hari pelaksanaan sejak 2 Mei, ribuan siswa dan masyarakat memadati lokasi untuk menyaksikan berbagai karya serta pertunjukan seni dari seluruh penjuru Sumatera Utara.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut, Alexander Sinulingga, menyatakan bahwa membludaknya peserta dari 33 kabupaten/kota menjadi bukti kuatnya sinergi antarwilayah. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kini berkomitmen menjaga kesinambungan program ini sebagai wadah kreativitas yang berkelanjutan.

Disdik Sumut Pastikan Expo Pendidikan Jadi Agenda Tahunan

Alexander Sinulingga menegaskan bahwa kolaborasi antarinstansi dan sekolah merupakan kunci utama dalam mendorong kemajuan pendidikan di daerah. Menurutnya, kesuksesan acara tahun ini menjadi landasan untuk menetapkan expo tersebut sebagai kalender tetap setiap tahunnya.

“Kolaborasi adalah kunci untuk mendorong dan memajukan pendidikan,” ujar Alexander dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/5/2026).

Langkah ini diambil untuk memastikan siswa memiliki ruang terbuka dalam menampilkan inovasi secara rutin. Selain itu, agenda tahunan dianggap penting untuk menjaga ritme pengembangan bakat yang selama ini sulit mendapatkan panggung di tingkat provinsi.

Ruang Kreativitas Siswa SLB, SMA, hingga SMK

Ketua Panitia Gebyar Expo Pendidikan Sumut 2026, David Eltom Nainggolan, menjelaskan bahwa acara ini dirancang untuk menyentuh seluruh jenjang pendidikan di bawah naungan provinsi. Peserta yang terlibat mencakup siswa dari Sekolah Luar Biasa (SLB), SMA, hingga SMK.

Visi ini sejalan dengan misi Gubernur Sumatera Utara dalam meningkatkan mutu pendidikan secara inklusif. Melalui stan-stan yang tersedia, tiap sekolah berkesempatan memamerkan produk unggulan, mulai dari teknologi tepat guna hingga karya seni rupa yang memiliki nilai ekonomi.

Bagaimana Dampak Expo Terhadap Potensi Siswa di Daerah?

David, yang juga menjabat sebagai Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I, mencatat banyak potensi guru dan siswa yang sebelumnya tersembunyi kini mulai muncul ke permukaan. Jangkauan kegiatan yang luas memungkinkan talenta dari pelosok daerah terlihat oleh publik dan pemangku kebijakan.

“Banyak potensi siswa dan guru yang sebelumnya tidak terlihat, kini dapat ditampilkan melalui expo ini,” ucap David.

Penutupan acara pada Senin sore tersebut diwarnai dengan foto bersama dan apresiasi bagi para peserta yang telah berpartisipasi sejak hari pertama. Ke depan, Disdik Sumut berencana memperluas skala kompetisi dan jumlah stan agar mampu menampung lebih banyak inovasi dari sekolah-sekolah di 33 kabupaten/kota.

Bagikan
Sumber: mistar.id

Berita Terkini

Indeks