Pencarian

ASBF Sumut Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Modal via BELLA Awards

Senin, 04 Mei 2026 • 13:14:01 WIB
ASBF Sumut Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Modal via BELLA Awards
ASBF Sumut menggelar BELLA Awards 2026 sebagai apresiasi bagi perempuan pelaku UMKM di Medan.

MEDAN — Asia Small Business Federation (ASBF) Regional Sumatera Utara menggelar sarasehan dan ajang penghargaan BELLA Awards 2026 di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Sumut, Selasa (14/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran strategis perempuan dalam struktur ekonomi daerah.

Ketua ASBF Regional Sumut, Henny Pratiwi, menjelaskan bahwa BELLA Awards merupakan bentuk apresiasi bagi perempuan pelaku usaha yang inovatif dan tangguh. Penghargaan ini dirancang untuk memotivasi pelaku usaha kecil agar mampu naik kelas dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.

"BELLA Awards Sumut mengangkat peran perempuan pelaku UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah, melalui kreativitas dan kontribusi nyata bagi masyarakat," ujar Henny Pratiwi, Senin (4/5/2026).

Apresiasi Ketangguhan Perempuan Pelaku Usaha di Sumatera Utara

Henny menambahkan, semangat kegiatan ini selaras dengan perjuangan R.A. Kartini dalam mendorong kemandirian perempuan. BELLA Awards diposisikan sebagai simbol kebangkitan perempuan modern yang berdaya secara finansial sekaligus mampu menginspirasi generasi muda di Sumatera Utara.

Kepala DP3AKB Sumut, Dwi Endah Purwanti, menilai penghargaan ini sebagai langkah strategis untuk menciptakan UMKM yang mandiri. Menurutnya, motivasi bagi perempuan untuk terus berinovasi akan berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.

"Penghargaan ini bukan sekadar apresiasi, tetapi menjadi motivasi bagi perempuan di Sumatera Utara untuk terus meningkatkan kualitas usaha," tutur Dwi Endah Purwanti.

Data Menunjukkan Dominasi Perempuan di Sektor UMKM Nasional

Ketua Program Doktor Ilmu Pertanian Universitas Medan Area (UMA), Zulakarnain Lubis, memaparkan data signifikan terkait peta jalan wirausaha di Indonesia. Saat ini, sebanyak 64,5 persen dari total 65,5 juta UMKM di tanah air dikelola oleh perempuan, dengan jumlah mencapai 37 juta orang.

Struktur usaha di Indonesia didominasi oleh sektor mikro, kecil, dan menengah dengan persentase mencapai 99,9 persen. Sebaliknya, korporasi besar hanya menyumbang sekitar 0,01 persen dari total unit usaha nasional. Hal ini menunjukkan ketergantungan ekonomi nasional pada ketahanan UMKM.

"Persentase wirausaha perempuan di Indonesia mencapai 21 persen, jauh di atas rata-rata global yang hanya sekitar 8 persen," ungkap Zulakarnain Lubis.

Strategi UMKM Naik Kelas Menuju Lantai Bursa

Business Development Director PT Prima Hudaya Indonesia (PH Institute), Indra Jaya, menekankan pentingnya perlindungan dan pengembangan UMKM secara luas. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 yang menjamin hak setiap warga negara untuk mengembangkan usaha tanpa diskriminasi gender.

Melalui tema "Keterlibatan Perempuan Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Selaku UMKM Tangguh Menuju Pasar Modal", para peserta diajak memahami mekanisme pendanaan modern. Akses menuju pasar modal menjadi target jangka panjang agar UMKM lokal memiliki daya saing setara korporasi besar di era ekonomi digital.

"UMKM merupakan pilar penting ekonomi nasional yang harus mendapatkan dukungan dan keberpihakan secara luas," tegas Indra Jaya.

Sinergi Lintas Sektor dan Daftar Peraih Penghargaan

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara DP3AKB Sumut dengan Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia (UPMI) Medan dan Universitas Potensi Utama. Sinergi antara pemerintah dan dunia akademik ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan kapasitas manajerial pelaku usaha perempuan.

Sejumlah tokoh hadir dalam agenda tersebut, termasuk Rektor UPMI Ali Mukti Tanjung dan Rektor Universitas Potensi Utama Rika Rosnelly. Dukungan juga mengalir dari Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), JP 86, hingga Ketoria Moringa.

Berikut adalah daftar peraih BELLA Awards Sumatera Utara 2026:

  1. Hj. Henny Pratiwi, SP., MM.
  2. Putri Nasution, SS., M.Hum.
  3. Dr. Dewi Suma, SE., MM.
  4. Yuslian Harefa, SKM.
  5. Sugi Hartati (KSC)

Penyelenggaraan BELLA Awards 2026 diharapkan melahirkan lebih banyak pelaku UMKM perempuan yang naik kelas dan mampu menjadi pilar utama pembangunan ekonomi di Sumatera Utara.

Bagikan
Sumber: kliksumut.com

Berita Terkini

Indeks