PEMATANGSIANTAR — Penghargaan untuk Wesly diberikan atas kepemimpinan yang dinilai merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan. Surya mendapat penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Persatuan dan Pembangunan Masyarakat, sementara Sahat Marthin Philip Sinurat dinobatkan sebagai Tokoh Pemuda Inspiratif Nasional.
Apel Kebangsaan GAMKI se-Sumut mengusung tema "Pulihkanlah Bangsa Kami". Forum itu menghadirkan kader GAMKI dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Wesly: Pemuda Bukan Sekadar Penerus Pembangunan
Dalam sambutannya, Wesly menegaskan Apel Kebangsaan bukan kegiatan seremonial semata. Menurut dia, forum itu menjadi momentum memperkuat komitmen menjaga persatuan dan meneguhkan semangat cinta tanah air.
"Kita menyadari pemuda memiliki peran yang sangat strategis dalam menentukan masa depan bangsa. Pemuda bukan hanya penerus pembangunan, tetapi juga harus menjadi pelaku perubahan yang mampu menghadirkan gagasan, kreativitas, inovasi, serta solusi bagi berbagai tantangan zaman," sebut Wesly.
Melalui tema yang diangkat, ia mengajak semua pihak merefleksikan kembali pentingnya membangun bangsa dengan semangat persatuan, kepedulian, integritas, dan tanggung jawab.
Pematangsiantar dan Modal Keberagaman
Wesly menyoroti karakter Pematangsiantar yang dikenal dengan keberagaman suku, agama, budaya, dan golongan. Baginya, keberagaman itu merupakan kekuatan sekaligus kekayaan yang harus dijaga bersama.
"Keberagaman ini merupakan kekuatan sekaligus kekayaan yang harus kita jaga bersama. Karena itu, saya mengajak seluruh generasi muda untuk menjadi pelopor persatuan dan kerukunan. Jangan mudah terpecah oleh perbedaan, jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, serta terus bangun komunikasi dan persaudaraan di tengah masyarakat," ujar Wesly.
Ia berharap kader GAMKI terus menjunjung nilai kebangsaan, menjaga toleransi, menghargai perbedaan, serta aktif dalam kegiatan sosial dan pembangunan.
Pemko Dukung Kegiatan Kepemudaan
Pemerintah Kota Pematangsiantar menyatakan dukungan terhadap kegiatan kepemudaan yang berdampak positif bagi pembangunan daerah. Wesly berharap organisasi kepemudaan, termasuk GAMKI, tetap menjadi mitra pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang harmonis, toleran, produktif, dan sejahtera.
Dukungan itu diarahkan untuk mewujudkan Pematangsiantar sebagai kota yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras. Swangro Lumbanbatu menuturkan GAMKI adalah milik bersama dan pemuda gereja bukan hanya milik sekelompok orang.