Pencarian

Pemprov Sumut Minta Pendawa Indonesia Dorong Pemberdayaan 1,4 Juta UMKM, Siapkan 10.000 Sertifikat Halal Gratis

Senin, 21 September 2026 • 05:01:31 WIB
Pemprov Sumut Minta Pendawa Indonesia Dorong Pemberdayaan 1,4 Juta UMKM, Siapkan 10.000 Sertifikat Halal Gratis
Pemprov Sumut membuka kolaborasi dengan ormas untuk mendorong pemberdayaan 1,4 juta UMKM di Sumatera Utara.

MEDAN — Pemberdayaan ekonomi di tingkat lokal dinilai menjadi motor utama percepatan pembangunan Sumatera Utara. Karena itu, Pemprov Sumut membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya bagi organisasi kemasyarakatan yang bergerak di sektor usaha kecil.

Timur Tumanggor menegaskan bahwa kontribusi ormas sangat penting untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurutnya, pembangunan Sumut membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, bukan hanya pemerintah.

10.000 Sertifikat Halal Gratis untuk Pelaku UMKM

Salah satu dukungan konkret yang disiapkan Pemprov Sumut adalah kemudahan pengurusan sertifikat halal gratis. Gubernur Sumatera Utara telah menyampaikan pesan melalui telepon agar disediakan 10.000 sertifikat halal bagi pelaku UMKM.

Kemudahan itu menyasar pelaku usaha mikro dan kecil yang selama ini terkendala biaya pengurusan sertifikasi. Sertifikat halal menjadi syarat penting untuk memperluas pasar produk UMKM, terutama untuk menembus ritel modern dan pasar digital.

Sumut Punya 1,4 Juta Unit UMKM, 98,9 Persen Usaha Mikro dan Kecil

Data Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Provinsi Sumut 2025 mencatat sekitar 1,4 juta unit UMKM di provinsi ini. Dari jumlah tersebut, 98,9 persen merupakan pelaku usaha mikro dan kecil.

Komposisi itu menunjukkan besarnya potensi sekaligus kebutuhan pembinaan bagi sektor UMKM. Pelaku usaha mikro dan kecil paling rentan terhadap fluktuasi harga bahan baku, keterbatasan modal, dan minimnya akses pemasaran.

Pendawa Indonesia Bentuk Lembaga Khusus Pembina UMKM

Ketua Umum Pengurus Besar Pendawa Indonesia, Ruslan, menyampaikan bahwa ormas ini memiliki lembaga sayap yang fokus pada pemberdayaan ekonomi. Lembaga itu bernama UMKM Pendawa Sumut.

"Khususnya bernama UMKM Pendawa Sumut yang dibentuk untuk membina, mendampingi, dan meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha kecil di wilayah Sumut," kata Ruslan.

Ruslan juga mengingatkan seluruh anggota untuk menjaga kebersamaan dan membangun kerja sama harmonis dengan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, dan instansi pemerintahan.

Peran Ormas sebagai Jembatan Komunikasi Pembangunan

Timur Tumanggor menilai usia 27 tahun merupakan perjalanan panjang bagi sebuah organisasi kemasyarakatan. Ia berharap Pendawa Indonesia dapat menjadi jembatan yang memperkuat komunikasi dan memperluas partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

"Selain itu, mempercepat lahirnya berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar," kata Timur.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi kuat antara pemerintah, ormas, dunia usaha, akademisi, tokoh agama, dan tokoh adat sangat dibutuhkan. "Kami berharap Pendawa Indonesia terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat pembinaan generasi muda, dan menghadirkan program yang menjawab kebutuhan masyarakat," tuturnya.

Pendawa Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai ormas yang fokus pada aksi sosial, pelestarian budaya, serta pemberdayaan ekonomi komunitas. Bagi pelaku UMKM di Sumut, sinergi ini menjadi peluang memperluas akses pembinaan dan sertifikasi yang selama ini menjadi hambatan utama naik kelas.

Follow www.redaksisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: news.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks