SUMATERA UTARA — LG C6 OLED kembali menyabet gelar TV terbaik 2026 versi Tom's Guide, mengalahkan Samsung S95H yang secara warna justru lebih unggul. Penghargaan ini mencakup sembilan kategori, dari OLED premium hingga TV budget, dengan rentang harga mulai dari kelas entry-level sampai proyektor USD 5.499.
Tom's Guide merilis daftar pemenang penghargaan tahunan mereka untuk kategori TV 2026. Penilaian dilakukan tim redaksi yang menguji langsung panel OLED, Mini-LED, hingga RGB LED di laboratorium mereka, mencakup akurasi warna, kecerahan, kontrol backlight, dan performa gaming.
Menariknya, pemilihan TV terbaik tahun ini tidak jatuh ke model dengan performa warna paling superior. LG C6 OLED menang justru karena kombinasi harga dan performa yang dianggap paling masuk akal untuk konsumen.
LG C6 OLED: Juara Bertahan dengan Harga Sekitar USD 1.500
Seri C dari LG sudah lima tahun berturut-turut meraih penghargaan dari Tom's Guide. Tahun lalu giliran C5, sekarang C6 yang melanjutkan dominasi tersebut.
Alasan utamanya sederhana: harga. LG C6 OLED dibanderol sekitar USD 1.500, angka yang tergolong agresif untuk panel OLED sekelasnya. Redaksi Tom's Guide menilai pada rentang harga itu, C6 sulit dikalahkan.
Tapi bukan berarti tanpa cela. LG sempat mendapat kritik terkait penanganan data audio yang diambil melalui mikrofon TV. Selain itu, performa warna C6 masih kalah dari Samsung S95H dan Sony Bravia 9 II. Jika dua kelemahan itu bisa ditoleransi atau dinonaktifkan, C6 tetap pilihan paling rasional.
Samsung S95H OLED: Warna Terbaik Berkat QD-OLED
Samsung S95H sebenarnya sempat menjadi kandidat kuat untuk gelar TV terbaik keseluruhan. Debat internal di kantor Tom's Guide sempat memanas soal ini. Namun harga S95H yang lebih tinggi membuat C6 akhirnya unggul tipis.
Dari sisi performa warna, S95H justru superior. Panel QD-OLED miliknya mampu mereproduksi 89,67% ruang warna Rec2020, jauh di atas LG C6 yang hanya mencapai 76,26%. Angka ini menjadikannya pilihan utama bagi yang mengutamakan akurasi warna dan tidak masalah merogoh kocek lebih dalam.
TCL QM7L: Mini-LED Paling Masuk Akal Tahun Ini
TCL QM7L bukan Mini-LED paling terang di jajaran TCL 2026, tapi kombinasi harga dan fiturnya dianggap paling seimbang. TV ini menjadi cara termurah merasakan teknologi Super Quantum Dot (SQD) yang juga dipakai model kelas atas QM8L.
Hasil pengujian menunjukkan kualitas warna QM7L setara dengan QM8L yang lebih mahal. Kontrol backlight-nya juga rapi, minim haloing dan light bloom. Fitur gaming dan streaming yang disertakan pun terbilang lengkap untuk kelas harganya.
Sony Bravia 9 II: RGB LED dengan Kontrol Backlight Terbaik
Tahun 2026 ditandai dengan kemunculan massal TV RGB LED dari berbagai merek. Teknologi ini mengganti lampu putih atau biru pada LED konvensional dengan LED merah, hijau, dan biru terpisah.
Dari sekian banyak TV RGB LED yang diuji, Sony Bravia 9 II keluar sebagai yang paling mengesankan. Kecerahan ekstrem, tampilan warna yang memukau, serta kemampuan upscaling dan akurasi gradasi yang nyaris sempurna membuatnya dijuluki permata mahkota TV RGB LED saat ini.
Hisense U6SF Pro: TV Budget dengan Layar Anti-Silau
Hisense U6SF Pro ditujukan untuk pembeli yang ingin sedikit lebih dari TV entry-level biasa. Panel Mini-LED-nya menawarkan kecerahan dan kontrol kontras yang lebih baik dibanding TV tanpa local dimming.
Salah satu keunggulan praktisnya adalah layar matte anti-silau, cocok untuk ruangan yang banyak sumber cahaya atau jendela. Untuk kelas harganya, U6SF Pro juga disebut sebagai TV gaming terlengkap, meski tetap ada kompromi di sektor performa puncak.
TCL X11L: TV Layar Besar Mulai 75 Inci hingga 98 Inci
Untuk kategori layar jumbo, TCL X11L menjadi satu-satunya pilihan yang masuk radar Tom's Guide. Ukurannya dimulai dari 75 inci dan naik hingga 98 inci, jelas bukan untuk apartemen dua kamar.
Dapur pacunya mencakup hingga 20.736 zona peredupan, prosesor TSR AiPQ, dan teknologi SQD terbaru. Hasil ukur laboratorium mencatat cakupan warna Rec2020 sebesar 91,77% dengan kecerahan highlight mendekati 7.000 nits.
Samsung S90H OLED: Pilihan Gamer dengan HDMI 2.1 Lengkap
Untuk pemain game serius, Samsung S90H menawarkan tiga hal utama: kualitas gambar OLED, port HDMI 2.1 berkecepatan penuh, dan input lag rendah. Layar Glare Free miliknya juga membantu mengurangi pantulan saat sesi gaming panjang.
Kekurangannya, seperti TV Samsung lain, S90H tidak mendukung Dolby Vision. Sebagai gantinya, ada Samsung Gaming Hub yang terintegrasi di sistem Tizen, memudahkan akses layanan cloud gaming seperti Xbox Cloud Gaming.
LG W6 OLED: Desain Tertipis dengan Sistem Nirkabel
LG W6 OLED menyatukan performa dan desain dalam satu paket. Panelnya sangat tipis dan menempel rata di dinding seperti karya seni. Teknologi Hyper Radiant Color milik LG menghadirkan kontras OLED dengan warna yang pekat.
Yang membedakan W6 adalah sistem True Wireless, memungkinkan perangkat pendukung ditempatkan terpisah dari layar tanpa kabel yang berseliweran. Solusi ini jelas menyasar pengguna yang peduli estetika ruangan, dengan konsekuensi harga premium.
Roku TV: Platform Smart TV Paling Bersih
Roku dinilai sebagai platform streaming paling mendekati ideal. Antarmuka minimalis dan navigasi sederhana membuatnya terasa lega dibanding Google TV, webOS, Tizen, atau Fire TV yang penuh iklan.
Meski tetap ada iklan dan rekomendasi di sudut antarmuka, penempatannya mudah dihindari. Pustaka aplikasi Roku juga luas dan mendukung semua layanan streaming populer. Catatannya, TV dengan Roku bawaan masih lebih sedikit dibanding Google TV, meski jumlahnya terus bertambah tiap tahun.
Hisense XR10: Proyektor Premium USD 4.999
Untuk kategori proyektor, Hisense XR10 keluar sebagai pemenang. Harganya memang tinggi, yaitu USD 4.999 saat diskon dan USD 5.499 pada harga normal, sebelum pajak.
Kecerahan hampir 7.000 lumens membuat gambar tetap terlihat jelas meski lampu ruangan menyala. Reviewer senior Tom's Guide, Mark Knapp, menyebut pengalaman menonton dengan XR10 membuat bioskop terasa seperti penurunan kelas.
Pesaing seperti XGIMI menawarkan proyektor jauh lebih murah, tapi Tom's Guide menilai kualitas XR10 sebanding dengan harga yang diminta. Untuk pasar Indonesia, sebagian besar model di daftar ini belum tentu tersedia resmi, sehingga calon pembeli perlu mengecek ketersediaan dan harga lokal sebelum memutuskan.