PEMATANGSIANTAR — Lomba cipta lagu rohani yang digelar MPK Wilayah I Sumatera Utara-Aceh pada Sabtu (1/8) di Ruang Menza Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar diikuti ratusan guru dan pelajar Kristen. Ajang ini menjadi wadah kreativitas sekaligus penguatan iman melalui seni musik.
Staf Ahli Bidang Pemerintahan Happy Oikumenis Daely membacakan sambutan tertulis Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, dalam pembukaan acara tersebut.
Bukan Sekadar Kompetisi, tapi Sarana Membangun Karakter
Wesly Silalahi menegaskan lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi. Ia menyebut kegiatan ini menjadi wadah untuk menumbuhkan kreativitas, memperkuat iman, serta membangun karakter melalui karya seni musik rohani.
"Lagu rohani memiliki kekuatan untuk menyampaikan pesan kasih, pengharapan, dan kedamaian," kata Wesly dalam sambutan tertulis yang dibacakan di hadapan peserta.
Harapan untuk Peserta: Hasilkan Karya yang Menginspirasi
Wali Kota berharap para guru dan peserta didik dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menghasilkan karya-karya terbaik. Karya tersebut tidak hanya indah didengar, tetapi juga mampu menjadi berkat dan menginspirasi banyak orang.
Seluruh peserta didorong untuk menampilkan kemampuan terbaik dengan semangat sportivitas, kejujuran, dan rasa persaudaraan.
Rangkaian Acara: Lomba, Seminar, dan Penghargaan
Kegiatan ini tidak hanya berisi perlombaan. Panitia juga merangkai acara dengan seminar bertema "Dampak Lagu Rohani untuk Penguatan Iman" yang diikuti oleh seluruh peserta.
Di penghujung acara, panitia menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba cipta lagu rohani untuk kategori guru dan siswa.