Pencarian

Review HP Omen Max 45L: PC Gaming Rp 85 Juta dengan Pendingin Unik, tapi Punya 3 Masalah Ini

Minggu, 02 Agustus 2026 • 00:31:01 WIB
Review HP Omen Max 45L: PC Gaming Rp 85 Juta dengan Pendingin Unik, tapi Punya 3 Masalah Ini
HP Omen Max 45L dipamerkan dengan Cryo Chamber, kompartemen khusus yang mengisolasi radiator untuk menjaga suhu komponen tetap dingin.

SUMATERA UTARA — HP Omen Max 45L resmi meluncur pada 2025 sebagai lini desktop gaming paling bertenaga dari pabrikan asal Amerika Serikat itu. Unit yang diuji tim Windows Central dibanderol sekitar US$ 5.959 (sekitar Rp 98 juta) sebelum diskon, atau turun ke US$ 5.159 (sekitar Rp 85 juta) saat artikel ini ditulis. Harga tersebut sudah termasuk prosesor AMD Ryzen 9 9950X3D, GPU NVIDIA RTX 5080, RAM 64GB DDR5-6000, dan penyimpanan 2TB NVMe SSD.

Spesifikasi Utama HP Omen Max 45L

  • CPU: AMD Ryzen 9 9950X3D (16-core, 144MB cache)
  • GPU: NVIDIA RTX 5080 custom (16GB GDDR7)
  • RAM: 64GB Kingston Fury Beast DDR5-6000 RGB
  • Storage: 2TB Samsung PM9A1 M.2 PCIe 4.0 (baca 6.626 MB/s, tulis 4.993 MB/s)
  • Motherboard: Custom Micro-ATX, AMD X870
  • PSU: 1200W Cybenetics Platinum, modular, ATX 3.1
  • Konektivitas: Wi-Fi 6E/7, Bluetooth 5.3/5.4, 2.5GbE LAN
  • Dimensi: 20,3 x 46,1 x 55,5 cm, berat 22,6 kg

Varian termurahnya dibanderol US$ 3.489 (sekitar Rp 57 juta) dengan Ryzen 7 9700X, RTX 5070, RAM 32GB, dan SSD 1TB. Di sisi lain, konfigurasi paling mahal dengan RTX 5090 dan Ryzen 9 9900X3D menyentuh US$ 6.499 (sekitar Rp 107 juta).

Keunggulan: Cryo Chamber dan Performa yang Konsisten

Fitur paling menonjol dari PC ini adalah Cryo Chamber, kompartemen khusus di bagian atas yang mengisolasi radiator AiO (All-in-One) dari ruang utama. Desain ini memastikan udara panas yang dibuang dari radiator tidak kembali masuk ke dalam casing, sehingga suhu komponen tetap stabil.

Hasil pengujian menunjukkan CPU hanya mencapai 46 derajat Celsius dan GPU 75 derajat Celsius saat menjalani stress test 3DMark Speed Way. Angka ini tergolong dingin untuk PC dengan GPU flagship. Tingkat kebisingannya juga impresif, hanya memuncak di 47 desibel — lebih senyap dari kebanyakan PC rakitan pabrikan lain yang pernah diuji.

Performa GPU-nya tidak berbeda dari RTX 5080 keluaran brand lain. Skor 3DMark Speed Way mencapai 8.996 dan Steel Nomad 8.628. PSU 1200W modular dengan rating Platinum juga menjadi nilai plus, termasuk fitur pembersih debu otomatis pada kipasnya.

Kekurangan: Manajemen Kabel dan Bloatware

Sayangnya, kualitas perakitan tidak sebanding dengan harga. Kabel di sisi terlihat berantakan dengan sisa kabel yang menjuntai, berpotensi mengganggu aliran udara. Di balik panel belakang, kabel-kabel justru lebih mirip "spaghetti" — jauh dari standar yang ditawarkan Maingear MG-1 MK.II atau Acer Nitro 65 di kelas harga serupa.

Masalah lain muncul dari sisi software. HP Omen Gaming Hub menampilkan iklan saat dibuka, dan lampu RGB internal sering mati sendiri secara acak, diduga akibat bug firmware. Ada pula tujuh aplikasi HP bawaan plus bloatware seperti McAfee, penawaran Adobe, dan Booking.com yang harus dihapus manual.

Harga vs Rakit Sendiri: Selisih Rp 16 Juta

Tim Windows Central menyusun simulasi biaya merakit PC dengan spesifikasi setara di PCPartPicker. Totalnya mencapai sekitar US$ 4.616 (sekitar Rp 76 juta) dengan casing Lian Li O11. Artinya, HP meminta premium sekitar US$ 1.300 (sekitar Rp 21 juta) untuk layanan perakitan dan garansi.

Untuk gaming murni, rekomendasi paling masuk akal adalah memilih varian dengan Ryzen 7 9800X3D yang lebih murah US$ 330 dan tetap memberikan performa gaming luar biasa. Ryzen 9 9950X3D lebih relevan untuk pengguna yang juga membutuhkan kinerja multitasking berat atau rendering.

Kesimpulan: Untuk Siapa PC Ini?

HP Omen Max 45L jelas bukan pilihan terbaik untuk kamu yang menginginkan nilai uang maksimal. Dengan selisih harga yang bisa menutup biaya monitor 1440p berkualitas, kebanyakan pembeli tech-savvy akan lebih memilih merakit sendiri atau beralih ke vendor boutique.

PC ini hanya cocok untuk pengguna yang mengutamakan garansi pabrikan, desain unik, dan tidak mau repot merakit — dengan catatan kamu bisa menerima manajemen kabel yang berantakan dan bug RGB yang mengganggu. Tunggu diskon besar jika tetap berminat, karena harga normalnya sulit dibenarkan.

Bagikan
Sumber: windowscentral.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks