MEDAN — Bobby Nasution menekankan bahwa OJK tidak bisa menerapkan pola penanganan yang sama untuk seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Menurutnya, setiap daerah memiliki karakteristik ekonomi dan potensi yang berbeda, sehingga klasifikasi kebutuhan pengembangan harus disesuaikan.
“Kami berharap OJK bisa melihat persoalan di setiap daerah, dengan cara berbeda sesuai kekhasan masing-masing,” ujar Bobby dalam sambutannya, Jumat (31/7/2026).
Keringanan Pinjaman bagi Korban Bencana
Salah satu poin yang ditekankan mantan Wali Kota Medan itu adalah kemudahan akses pembiayaan bagi warga yang tertimpa bencana. Ia menilai beban ekonomi korban bencana kerap berlipat, sehingga skema pinjaman konvensional tidak selalu relevan diterapkan.
“Misalnya kondisi bencana yang terjadi dan meninggalkan persoalan mendalam bagi masyarakat. Bagaimana kita bisa memberikan kemudahan (urusan pinjaman) kepada warga yang menjadi korban, karena hidup mereka masih berat,” jelasnya.
Industri Halal dan Ketergantungan Impor
Bobby Nasution juga mendorong OJK untuk lebih agresif menguatkan produk halal melalui sektor jasa keuangan. Ia menyoroti tingginya volume impor produk halal dari negara-negara berpenduduk minoritas Muslim seperti China dan Australia.
“Dari sini, bagaimana kita menguatkan industri halal di sektor keuangan. Tujuannya untuk menguatkan hadirnya produk halal secara massif,” ungkapnya.
Menurutnya, penguatan ekosistem keuangan syariah menjadi kunci untuk memutus ketergantungan impor sekaligus mendorong pertumbuhan usaha halal lokal di Sumatera Utara.
Pergantian Pimpinan dan Komitmen Kolaborasi
Acara pengukuhan tersebut menandai serah terima jabatan Kepala OJK Provinsi Sumut dari Khoirul Muttaqien kepada Triyoga Laksito. Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK RI Hernawan Bekti Sasongko turut hadir dan memberikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumut selama ini.
“Kami harapkan agar kinerja OJK bersama seluruh pihak yang terkait selama ini, dapat dilanjutkan oleh Kepala OJK yang baru. Semoga kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi tetap kuat, sehingga segala masalah bisa kita selesaikan bersama,” pungkas Hernawan.
Hadir dalam acara tersebut Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap, para bupati dan wali kota, serta sejumlah pejabat daerah.