Pencarian

Bulog Sumut Genjot Serapan Gabah Petani Jadi 300 Ton per Hari, Target 35 Ribu Ton Tercapai Desember 2026

Jumat, 31 Juli 2026 • 15:24:31 WIB
Bulog Sumut Genjot Serapan Gabah Petani Jadi 300 Ton per Hari, Target 35 Ribu Ton Tercapai Desember 2026
Petugas Perum Bulog Sumatera Utara mencatat realisasi penyerapan gabah kering dari petani mencapai 35.206 ton hingga Juli 2026.

MEDAN — Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) meningkatkan penyerapan gabah dari petani seiring dimulainya masa panen di sejumlah daerah. Pihaknya menargetkan volume serapan naik menjadi 200 hingga 300 ton gabah kering per hari pada awal Agustus 2026, meningkat dari realisasi pekan ini yang masih berkisar 100-150 ton per hari.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto mengatakan, optimisme tersebut didasari oleh mulai masuknya panen di lima kabupaten. Daerah yang telah memasuki masa panen antara lain Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Langkat, dan Kabupaten Tapanuli Selatan.

"Saat ini, kami meningkatkan penyerapan gabah karena sudah memasuki masa panen," ujar Budi di Medan, Jumat.

Fokus Serapan di Simalungun dan Deli Serdang

Pada pekan ini, penyerapan gabah masih difokuskan di Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Deli Serdang. Bulog Sumut optimistis volume serapan akan terus meningkat seiring meluasnya area panen di kabupaten lain.

"Pekan ini, penyerapan gabah masih difokuskan di Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Deli Serdang. Kami optimistis pada awal Agustus penyerapan akan terus meningkat," katanya.

Untuk mengoptimalkan serapan, Bulog Sumut gencar melakukan sosialisasi dan memperkuat kerja sama dengan gabungan kelompok tani (gapoktan), pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya di tingkat lapangan.

Harga Gabah Rp 6.500 per Kilogram

Sebagai operator pemerintah di bidang pangan, Bulog menyerap gabah langsung dari petani dengan harga sebesar Rp6.500 per kilogram. Harga tersebut sesuai ketentuan yang berlaku untuk menjaga kesejahteraan petani sekaligus menstabilkan harga di tingkat konsumen.

Sepanjang Januari hingga Juli 2026, Bulog Sumut mencatat realisasi penyerapan gabah dari petani mencapai 35.206 ton atau setara 17.603 ton beras. Gabah yang terserap menjadi bagian dari cadangan pangan pemerintah (CPP) untuk memenuhi berbagai penugasan.

Cadangan Pangan untuk SPHP dan Bantuan Bencana

Stok gabah hasil serapan tersebut dialokasikan untuk berbagai program strategis nasional. Di antaranya Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), penyaluran bantuan pangan, serta penanganan keadaan darurat dan bencana di wilayah Sumatera Utara.

Budi menambahkan, pihaknya optimistis target penyerapan 35 ribu ton setara beras dapat tercapai pada Desember 2026. Capaian tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketahanan pangan dan mengantisipasi gejolak harga menjelang akhir tahun.

"Kami optimistis target penyerapan 35 ribu ton setara beras dapat tercapai pada Desember 2026 yang dimanfaatkan untuk memperkuat cadangan pangan di Sumatera Utara," katanya.

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks