Pencarian

Bank Sumut Siapkan Rp44,5 Miliar untuk Petani Sawit, Ini Syarat dan Cara Akses Dana PSR

Jumat, 31 Juli 2026 • 11:20:01 WIB
Bank Sumut Siapkan Rp44,5 Miliar untuk Petani Sawit, Ini Syarat dan Cara Akses Dana PSR
Bank Sumut memastikan pagu dana Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) sebesar Rp44,5 miliar masih terbuka untuk diakses pekebun sepanjang tahun ini.

MEDAN — Para pekebun sawit di Sumatera Utara kembali mendapat peluang memperbarui kebunnya melalui skema pendanaan pemerintah. Bank Sumut memastikan pagu dana Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) sebesar Rp44,5 miliar masih terbuka untuk diakses sepanjang tahun ini.

Jumlah tersebut merupakan tambahan dari realisasi penyaluran yang sudah berjalan. Hingga akhir Juli 2026, Bank Sumut mencatat telah menyalurkan dana PSR mencapai Rp80,6 miliar yang menjangkau 25 kelembagaan pekebun di berbagai kabupaten/kota.

Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank Sumut, Sandhy Sofian, mengungkapkan bahwa pihaknya terus mendorong percepatan penyaluran agar semakin banyak pekebun yang memanfaatkan program ini. "Dana PSR yang telah disalurkan melalui kemitraan dengan 25 kelembagaan pekebun mencapai Rp80,6 miliar, saat ini tersedia Rp44,5 miliar bisa diakses oleh pekebun," ujarnya usai penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) tiga pihak Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit Tahap V/2026 di Kantor Pusat Bank Sumut, Medan, Kamis.

Kemudahan Akses dan Transparansi Jadi Kunci

Sandhy menegaskan keberhasilan program PSR tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan dana. Menurutnya, kemudahan akses dan sinergi antar lembaga menjadi faktor penentu agar dana pemerintah ini benar-benar sampai ke tangan petani.

"Kami juga berharap semakin banyak para pekebun sawit yang memanfaatkan program ini untuk meningkatkan produktivitas kebunnya," kata Sandhy. Ia mengajak seluruh pekebun di Sumatera Utara untuk mengurus pendanaan melalui unit-unit kantor Bank Sumut yang tersebar di daerah.

Digitalisasi Percepat Pencairan Dana PSR

Bank Sumut saat ini mengoptimalkan penggunaan sistem digital bernama SMART-PSR. Platform ini menghubungkan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), bank penyalur, surveyor, dan kelembagaan pekebun dalam satu ekosistem terpadu.

Melalui sistem ini, proses verifikasi, pemantauan, hingga pencairan dana menjadi lebih cepat dan transparan. Digitalisasi ini diharapkan membuat peremajaan kebun dapat segera direalisasikan tanpa hambatan birokrasi yang panjang.

Ke depan, Bank Sumut berencana memperluas kemitraan kelembagaan pekebun di berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara. Langkah ini diambil agar semakin banyak petani memperoleh akses pembiayaan untuk meremajakan kebun sawitnya.

BPDP Ingatkan Program PSR Bebas Biaya

Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP, Normansyah Hidayat Syahruddin, menyebutkan realisasi penyaluran dana PSR secara nasional telah mencapai sekitar Rp926 miliar. Capaian ini mendekati realisasi tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp1,1 triliun untuk peremajaan lebih dari 43.600 hektare kebun sawit rakyat.

"Program ini adalah investasi pemerintah untuk meningkatkan produktivitas sawit rakyat, dan Bank Sumut salah satu bank mitra penyalurannya," ujar Normansyah.

Ia juga memberikan catatan penting bagi calon penerima manfaat. Normansyah meminta pekebun memahami isi perjanjian kerja sama dan melengkapi seluruh dokumen sesuai fakta di lapangan. Koordinasi yang baik dengan dinas perkebunan, Bank Sumut, dan tim pendamping juga dinilai krusial.

"Kami di BPDP tidak pernah meminta imbalan dalam bentuk apa pun kepada peserta program PSR," tegas Normansyah, mengingatkan para pekebun agar waspada terhadap oknum yang memanfaatkan program ini untuk kepentingan pribadi.

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks