Pencarian

Pemerintah AS Blokir Akses AI Model Fable 5 dan Mythos 5 Milik Anthropic, Ini Alasannya

Minggu, 14 Juni 2026 • 03:37:01 WIB
Pemerintah AS Blokir Akses AI Model Fable 5 dan Mythos 5 Milik Anthropic, Ini Alasannya
Pemerintah AS memblokir akses Fable 5 dan Mythos 5 milik Anthropic karena kekhawatiran keamanan nasional.

SUMATERA UTARA — Anthropic, pengembang AI di balik Claude, secara resmi menutup akses ke dua model kecerdasan buatan terbarunya, Fable 5 dan Mythos 5, untuk semua pelanggan. Keputusan ini diambil setelah perusahaan menerima perintah dari pemerintah Amerika Serikat pada Jumat pekan lalu yang mengkhawatirkan potensi risiko keamanan nasional. Langkah ini hanya berdampak pada dua model tersebut, sementara layanan AI lainnya tetap berjalan normal.

Alasan Pemerintah AS Blokir Fable 5 dan Mythos 5

Pemerintah AS tidak merinci secara spesifik kekhawatiran yang mendasari perintah ini. Namun, Anthropic menduga pemicunya adalah laporan tentang adanya metode jailbreak yang berhasil menembus pertahanan Fable 5. Metode ini, yang disebut sebagai "narrow, non-universal jailbreak," dilaporkan oleh pihak tak dikenal kepada pejabat pemerintah.

Dalam pengumuman resmi, Anthropic menyatakan bahwa mereka telah menerapkan sistem keamanan yang sangat ketat pada model Fable 5. Perusahaan bahkan mengklaim banyak pengguna mengeluh karena perlindungannya dianggap terlalu luas. "Kami bertujuan membuat jailbreak menjadi sempit atau sangat mahal untuk diproduksi, serta menggabungkannya dengan pemantauan ketat untuk mendeteksi dan menghentikan serangan dengan cepat," tulis Anthropic dalam pernyataannya.

Apa Itu Fable 5 dan Mythos 5?

Fable 5 adalah model AI terbaru yang dirilis pada 9 Juni lalu, dirancang untuk membawa kemampuan canggih dari Mythos ke publik. Mythos sendiri merupakan model keamanan siber kelas atas yang hanya tersedia untuk mitra Project Glasswing. Menurut Anthropic, kemampuan Fable 5 melampaui semua model sebelumnya yang pernah mereka luncurkan. Dalam pengujian internal, Fable 5 berhasil mengalahkan game Pokémon FireRed, sementara Claude sebelumnya gagal mengalahkan Pokémon Red versi asli.

Posisi Anthropic: Setuju Aturan Tapi Kecewa dengan Proses

Menariknya, Anthropic selama ini dikenal vokal dalam mendukung perlunya pengawasan ketat terhadap AI. Perusahaan bahkan pernah memperingatkan publik tentang risiko penyalahgunaan teknologi ini. "Kami percaya pemerintah harus memiliki kemampuan untuk memblokir peluncuran yang tidak aman, sebagai bagian dari proses hukum yang transparan, adil, jelas, dan berdasarkan fakta teknis," tulis Anthropic. Namun, mereka menegaskan bahwa tindakan pemerintah kali ini tidak mematuhi prinsip-prinsip tersebut.

Meski demikian, Anthropic berjanji akan membagikan detail lebih lanjut tentang celah keamanan yang ditemukan dalam 24 jam ke depan. Perusahaan juga menegaskan bahwa mereka tidak setuju jika satu potensi jailbreak dijadikan alasan untuk menarik model komersial dari pasar. "Tindakan ini tidak sesuai dengan prinsip yang kami yakini," pungkasnya.

Dampak bagi Pengguna dan Industri AI

Keputusan ini menjadi preseden baru di industri AI global. Pengguna yang sudah menggunakan Fable 5 untuk eksperimen atau pengembangan aplikasi harus menghentikan akses mereka sementara. Bagi pengguna di Indonesia yang mungkin baru mendengar istilah jailbreak AI, ini adalah celah keamanan yang memungkinkan perintah berbahaya menembus batasan etis model. Ke depannya, kejadian ini bisa memicu diskusi lebih luas tentang keseimbangan antara inovasi dan keamanan nasional dalam pengembangan AI.

Bagikan
Sumber: engadget.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks