MEDAN — Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap menegaskan bahwa parade sepeda onthel dan senam massal yang digelar Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Provinsi Sumut bukan sekadar agenda olahraga dan rekreasi. Kegiatan ini dimaknai sebagai sarana menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan mempererat persaudaraan antarwarga.
"Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini bukanlah hadiah yang datang begitu saja. Kemerdekaan lahir dari perjuangan panjang, pengorbanan jiwa, raga, harta, dan air mata para pejuang," ujar Sulaiman di sela-sela acara.
Sulaiman menyebut semangat kebersamaan yang terbangun dari kegiatan semacam ini memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pendiri bangsa disebutnya perlu dirawat dan dihidupkan kembali di tengah masyarakat.
"Mari kita isi kemerdekaan dengan karya, prestasi, disiplin, persatuan, serta kepedulian terhadap sesama," pungkasnya di hadapan peserta parade.
Menurutnya, senam massal yang diikuti lintas usia dan profesi ini memiliki makna penting. Selain menjaga kesehatan jasmani, kegiatan itu mempererat persaudaraan tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang.
Parade sepeda onthel dimulai dari Gedung Juang 45 di Jalan Pemuda Nomor 17 Medan dan berakhir di Pos Bloc Medan, Jalan Bukit Barisan. Ratusan peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara sejak pagi.
Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Provinsi Sumut yang telah menginisiasi kegiatan ini. Ia berharap semangat juang dan persatuan terus terjaga di tengah derasnya arus modernisasi.