MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan komitmennya untuk menjadikan provinsinya tuan rumah Kejuaraan Bola Voli Putri Asia U20 2027. Pernyataan itu disampaikan usai menerima pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) di Kantor Gubernur Sumut, Kamis.
"Memang Sumut, kita siapkan diri menjadi tuan rumah event nasional maupun internasional," kata Bobby dalam keterangannya.
Kejuaraan tingkat Asia yang dijadwalkan berlangsung di Indonesia tahun depan itu akan memanfaatkan fasilitas Indoor Volleyball di Sumut Sport Center, Deli Serdang. Menurut gubernur, penyelenggaraan ajang olahraga internasional tidak hanya soal gengsi, tetapi juga berdampak langsung pada pertumbuhan industri olahraga di daerah.
Ketua PBVSI Imam Sudjarwo menilai venue voli di Sumut Sport Center telah memenuhi standar internasional. Penilaian ini menjadi modal penting sebelum pengajuan resmi ke Fédération Internationale de Volleyball (FIVB) dan Asian Volleyball Confederation (AVC).
"Karena fasilitasnya sudah bertaraf internasional, tentu FIVB dan juga AVC akan menyetujui pelaksanaan di bawah umur 20 itu dilaksanakan di Sumut. Mudah-mudahan akan bisa lancar," ujar Imam.
Imam menambahkan, Gelanggang Olahraga (GOR) Voli Sumut merupakan salah satu dari hanya dua venue berstandar internasional yang berada di luar Pulau Jawa. Reputasi Sumut di kancah voli nasional dinilai sudah kuat, salah satunya terbukti saat menjadi tempat pemberangkatan Tim Voli Putri SEA Games beberapa waktu lalu.
Bagi Bobby Nasution, kejuaraan ini adalah pintu masuk bagi atlet voli Sumatera Utara untuk berkembang. Ia menekankan bahwa penyelenggaraan berbagai ajang olahraga dapat membuka peluang bagi atlet untuk memperoleh penghasilan dari bidang yang mereka geluti.
"Di bidang olahraga ini selain prestasi, kehidupan para atlet juga harus terjamin," tegasnya.
Dengan terpilihnya Sumut sebagai tuan rumah, pemerintah provinsi diharapkan segera menyiapkan berbagai aspek pendukung, mulai dari akomodasi, transportasi, hingga kesiapan teknis venue, untuk menyambut kejuaraan dua tahunan yang akan diikuti negara-negara Asia tersebut.