MEDAN — Sebanyak 20 dari 29 Kwartir Cabang (Kwarcab) di Sumatera Utara telah rampung mendaftarkan kontingen mereka melalui sistem digital Digijamdasu. Sistem ini menjadi tulang punggung administrasi Jamda XI, menandai lompatan dari metode manual ke era digital dalam penyelenggaraan kegiatan Pramuka tingkat daerah.
Dari total 3.058 peserta yang terdiri dari 2.558 peserta inti, 49 Pimpinan Kontingen (PINKON), 325 Pembina Pendamping (BIMPING), dan 125 staf pelaksana, sebanyak 73 persen dokumen telah dinyatakan lengkap. Kwarda Sumut menargetkan 95 persen berkas terunggah dalam sistem Digijamdasu pada 30 Juni 2026, sepekan sebelum pelaksanaan puncak.
Rangkaian persiapan telah dijadwalkan secara sistematis. Pada 22–27 Juni 2026, panitia akan mencetak ID card, mendesain e-certificate, dan memfinalisasi kit peserta. Technical Meeting offline dan final rekap data panitia serta PINKON dijadwalkan pada 28 Juni 2026.
Memasuki pekan pertama Juli, tepatnya 1–5 Juli 2026, final preparation akan mencakup verifikasi data, form daftar ulang, SIM KIT, dan absensi digital panitia. Puncaknya, pada 7 Juli 2026, para PINKON dari seluruh Kwarcab akan melakukan daftar ulang di Bumi Perkemahan Sibolangit dengan syarat surat tugas dan data telah 100 persen terverifikasi.
Kwarda Gerakan Pramuka Sumatera Utara menegaskan bahwa Jambore Daerah XI bukan hanya agenda pertemuan akbar, melainkan sarana pembinaan karakter dan peningkatan kapasitas anggota Pramuka. “Ini juga menjadi ajang penguatan sistem digital dalam manajemen kegiatan kepramukaan di Sumatera Utara,” demikian pernyataan Kwarda dalam laporan progres yang diterima media.
Dengan capaian progres yang terus meningkat, Kwarda Sumut optimistis Jamda XI akan terselenggara dengan sukses, tertib, dan menjadi salah satu kegiatan Pramuka paling terorganisir di tingkat daerah. Seluruh tahapan persiapan masih berstatus “in progress” sebagai penanda aktivitas yang terus berjalan secara terukur menuju puncak kegiatan.