Harga TBS Sawit Swadaya di Sumut Bervariasi, Serdang Bedagai Puncaki Rp 3.950 per Kg, Batu Bara Terendah Rp 2.100

Penulis: Yusrizal Ahmad  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 18:03:31 WIB
Harga TBS sawit swadaya di Serdang Bedagai mencapai Rp 3.950 per kilogram, tertinggi di Sumut.

MEDAN — Fluktuasi harga TBS sawit swadaya di Sumatera Utara masih menjadi sorotan petani. Data resmi Dinas Perkebunan Sumut menunjukkan rata-rata harga di tingkat petani swadaya berkisar Rp 3.000 hingga Rp 3.340 per kilogram. Namun, disparitas antarwilayah cukup tajam, mencerminkan perbedaan kualitas buah dan akses ke pabrik.

Serdang Bedagai Puncaki Daftar, Batu Bara Terendah

Kabupaten Serdang Bedagai menjadi satu-satunya daerah yang menembus harga di atas rata-rata provinsi. TBS sawit swadaya di daerah itu dibeli dengan harga Rp 3.950 per kilogram. Angka ini menjadi yang tertinggi di antara seluruh kabupaten sentra sawit di Sumut.

Di sisi lain, harga terendah terjadi di Kabupaten Batu Bara, yakni hanya Rp 2.100 per kilogram. Disusul Kabupaten Asahan dengan harga Rp 2.140 per kilogram, dan Kabupaten Simalungun di angka Rp 2.225 per kilogram. Ketiga daerah ini berada di bawah rata-rata provinsi, menekan pendapatan petani lebih berat.

Enam Kabupaten Catat Harga di Atas Rata-Rata

Selain Serdang Bedagai, lima kabupaten lain juga mencatat harga TBS di atas rata-rata provinsi. Kabupaten Padang Lawas (Palas) membeli TBS petani swadaya sebesar Rp 3.130 per kilogram. Kabupaten Labuhan Selatan (Labusel) dan Mandailing Natal (Madina) sama-sama di angka Rp 3.120 per kilogram. Sementara Tapanuli Selatan (Tapsel) berada di posisi Rp 3.036 per kilogram.

Berikut rincian harga TBS sawit swadaya di sejumlah kabupaten di Sumatera Utara berdasarkan data Dinas Perkebunan:

  • Serdang Bedagai: Rp 3.950/kg
  • Padang Lawas (Palas): Rp 3.130/kg
  • Labuhan Selatan (Labusel): Rp 3.120/kg
  • Mandailing Natal (Madina): Rp 3.120/kg
  • Tapanuli Selatan (Tapsel): Rp 3.036/kg
  • Padang Lawas Utara (Paluta): Rp 2.590/kg
  • Labuhanbatu Utara (Labura): Rp 2.540/kg
  • Pakpak Bharat: Rp 2.500/kg
  • Langkat: Rp 2.455/kg
  • Labuhanbatu: Rp 2.420/kg
  • Deli Serdang: Rp 2.350/kg
  • Tapanuli Tengah (Tapteng): Rp 2.270/kg
  • Simalungun: Rp 2.225/kg
  • Asahan: Rp 2.140/kg
  • Batu Bara: Rp 2.100/kg

Mengapa Harga TBS Bisa Berbeda Jauh?

Variasi harga TBS antardaerah dipengaruhi sejumlah faktor. Kualitas buah, kedekatan lokasi kebun dengan pabrik kelapa sawit (PKS), serta mekanisme penetapan harga di tingkat pabrik menjadi penentu utama. Daerah dengan akses lebih dekat ke pabrik dan kualitas buah lebih baik cenderung mendapat harga lebih tinggi.

Bagi petani swadaya di Batu Bara dan Asahan, harga yang terpaut hingga Rp 1.850 per kilogram dari Serdang Bedagai tentu menjadi tantangan. Dinas Perkebunan Sumut diharapkan dapat mendorong perbaikan akses pasar dan standarisasi kualitas agar petani di daerah dengan harga rendah tidak terus tertinggal.

Reporter: Yusrizal Ahmad
Sumber: elaeis.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top