Polres Pematangsiantar Gelar Razia dan Patroli Skala Besar, 12 Titik Rawan Disisir demi Jaga Kamtibmas

Penulis: Yusrizal Ahmad  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 13:32:01 WIB
Personel Polres Pematangsiantar melakukan razia kendaraan di salah satu titik rawan kriminal.

PEMATANGSIANTAR — Kepolisian Resor Pematangsiantar meningkatkan aktivitas patroli dan razia di sejumlah titik yang selama ini dianggap rawan tindak kriminal. Kegiatan yang masuk dalam program KRYD ini bertujuan memastikan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Pematangsiantar tetap aman dan kondusif.

Dalam operasi tersebut, personel gabungan dari satuan reserse, samapta, dan intelijen dikerahkan untuk menyisir setidaknya 12 titik yang telah dipetakan sebelumnya. Titik-titik itu meliputi kawasan pemukiman padat penduduk, pusat perbelanjaan malam, hingga jalur-jalur sepi yang kerap dijadikan lokasi aksi kriminal jalanan.

Menyasar Lokasi Rawan di Tengah Kota

Kapolres Pematangsiantar melalui Kasat Samapta menyebutkan bahwa pemetaan titik rawan dilakukan berdasarkan data laporan masyarakat dan evaluasi bulanan. Beberapa lokasi seperti Jalan Medan dan kawasan sekitar Pasar Horas menjadi prioritas karena tingginya potensi curanmor dan peredaran minuman keras ilegal.

"Kami tidak hanya melakukan patroli rutin, tetapi juga razia kendaraan dan pemeriksaan surat-surat secara acak. Ini untuk memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan," ujar salah satu perwira di lapangan.

Warga Merasa Lebih Aman dengan Kehadiran Polisi

Kehadiran aparat yang meningkat di malam hari mendapat respons positif dari warga. Sejumlah pedagang di Pematangsiantar mengaku merasa lebih tenang saat berjualan hingga larut malam karena patroli polisi kerap melintas.

Seorang warga Kelurahan Timbang Galung mengatakan, sebelum ada patroli rutin, ia kerap mendengar kasus pencurian sepeda motor di lingkungannya. "Sekarang setiap malam ada mobil patroli lewat, jadi kami lebih waspada tapi juga merasa dilindungi," katanya.

KRYD: Bukan Sekadar Patroli Biasa

KRYD merupakan program nasional Polri yang ditingkatkan secara periodik, terutama menjelang hari besar atau saat terjadi lonjakan aktivitas masyarakat. Di Pematangsiantar, kegiatan ini juga menyasar peredaran narkoba dan premanisme di pasar tradisional.

Selain razia, personel juga melakukan sosialisasi kepada pemilik kios dan warga agar aktif melapor jika melihat hal mencurigakan. Polres Pematangsiantar berharap partisipasi masyarakat bisa memperkuat upaya preventif yang sudah berjalan.

Operasi KRYD ini akan terus digelar secara bergilir di titik-titik lain yang belum tersisir. Pihak kepolisian juga membuka hotline pengaduan bagi warga yang ingin melaporkan gangguan kamtibmas secara langsung.

Reporter: Yusrizal Ahmad
Sumber: jurnalx.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top