PKK Sumut Tancap Gas Digitalisasi, Administrasi Tanpa Kertas Diterapkan hingga Kabupaten/Kota

Ketua TP PKK Sumut, Kahiyang Ayu, membuka Pelatihan Tertib Administrasi digital di Medan.
Penulis: Redaksi
Rabu, 04 Februari 2026 | 18:08:03 WIB

MEDAN — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara terus mempercepat transformasi digital dalam tata kelola organisasi. Salah satu langkah yang didorong adalah penerapan sistem administrasi paperless atau tanpa kertas di seluruh PKK kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Dorongan tersebut disampaikan Ketua TP PKK Sumut, Kahiyang Ayu, saat membuka Pelatihan Tertib Administrasi TP PKK Kabupaten/Kota se-Sumut yang digelar di Ballroom Grand Mercure Hotel, Medan, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Staf Ahli I TP PKK Sumut, Titiek Sugiharti.

Menurut Kahiyang, pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan administrasi dan pelaporan menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan. Selain meningkatkan efisiensi kerja, sistem digital juga dinilai mampu mempercepat proses pelaporan, meningkatkan akurasi data, serta mendukung transparansi organisasi.

“Digitalisasi bukan untuk mempersulit, tetapi justru meringankan pekerjaan pengurus PKK. Administrasi yang tertata dengan baik akan membuat program pemberdayaan keluarga berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa ke depan tidak boleh lagi ada kendala administrasi, khususnya dalam penyusunan laporan kegiatan. Dengan sistem digital yang terintegrasi, kinerja PKK diharapkan semakin akuntabel sekaligus ramah lingkungan.

Selain mendorong penerapan sistem paperless, Kahiyang juga mengajak seluruh pengurus TP PKK kabupaten/kota untuk terus menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi lintas daerah. Kolaborasi yang solid dinilai menjadi fondasi penting dalam mewujudkan keluarga sejahtera dan pembangunan berkelanjutan di Sumatera Utara.

Pelatihan Tertib Administrasi TP PKK Kabupaten/Kota se-Sumut ini berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Februari 2026. Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan sekaligus simulasi penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Pelaporan dan Data (SIPANDA) PKK Sumut sebagai bagian dari implementasi administrasi digital di lingkungan PKK.

Melalui langkah ini, TP PKK Provinsi Sumatera Utara berharap tata kelola organisasi semakin modern, efisien, dan mampu mendukung pelaksanaan program pemberdayaan keluarga secara berkelanjutan.

Reporter: Redaksi