Polres Tapanuli Utara Ungkap 29 Kasus Narkoba hingga Mei 2026, 34 Tersangka Diamankan

Penulis: Afrizal Hidayat  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 13:20:05 WIB
Satresnarkoba Polres Tapanuli Utara amankan 34 tersangka dalam 29 kasus narkoba hingga Mei 2026.

TAPANULI UTARA — Pemberantasan narkoba di Tapanuli Utara terus digencarkan. Hingga Mei 2026, Satresnarkoba Polres setempat mengamankan 34 orang dalam 29 kasus. Kasat Narkoba Polres Taput, Iptu JP Pardede, mengatakan capaian itu merupakan hasil dari kegiatan rutin yang ditingkatkan.

Dominasi Ganja dan Jalur Bandara Silangit

Dari puluhan kasus yang terungkap, ganja menjadi barang bukti yang paling sering ditemukan. “Untuk wilayah Tapanuli Utara, yang paling mendominasi adalah ganja. Sabu juga sudah ada, tetapi belum terlalu besar jumlahnya,” ujar Iptu JP Pardede, Kamis (28/5).

Salah satu temuan terbaru berasal dari pengiriman melalui Bandara Silangit dengan jumlah yang dinilai cukup besar. Pengawasan terhadap jalur ini akan diperketat ke depan. “Kami bersama Bapak Kapolres akan terus fokus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap potensi peredaran narkoba, termasuk melalui jalur bandara,” tambahnya.

Langkah Preventif: GSN hingga Sosialisasi ke Sekolah

Selain penindakan hukum, Satresnarkoba juga menjalankan langkah preventif dan persuasif. Kegiatan seperti Grebek Sarang Narkoba (GSN), penyuluhan ke sekolah-sekolah, dan sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan.

“Kami juga terus menginformasikan kepada masyarakat melalui media sosial dan kanal informasi lainnya. Masyarakat dapat melaporkan dugaan peredaran narkoba melalui call center 110 agar dapat segera kami tindak lanjuti,” kata Kasat Narkoba.

Bagaimana Tren Kasus Narkoba di Taput?

Jika dibandingkan dengan tahun 2025 yang mencatat 58 kasus, pengungkapan hingga Mei 2026 sudah mencapai sekitar separuhnya. Hal ini menunjukkan tren penindakan yang konsisten, meskipun Sumatera Utara masih dalam status darurat narkoba. “Langkah ini sebagai tindak lanjut instruksi Kapolda Sumatera Utara dan arahan Kapolres Tapanuli Utara,” pungkas Iptu JP Pardede.

Mengapa Pengawasan Bandara Silangit Diperketat?

Bandara Silangit menjadi perhatian khusus setelah ditemukan pengiriman ganja dalam jumlah besar melalui jalur tersebut. Pihak kepolisian akan meningkatkan patroli dan pemeriksaan di area bandara untuk memutus rantai peredaran narkoba dari luar daerah.

Apa yang Bisa Dilakukan Warga untuk Membantu?

Polres Tapanuli Utara mengimbau warga untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkoba. Laporan dapat disampaikan melalui call center 110 atau kanal media sosial resmi kepolisian. Setiap informasi akan segera ditindaklanjuti oleh Satresnarkoba.

Reporter: Afrizal Hidayat
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top