SUMATERA UTARA — Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir mengatakan perseroan sudah menjalin kerja sama dengan PT KIS Biofuels Indonesia untuk mengolah Palm Oil Mill Effluent (POME) menjadi biometana yang dimurnikan menjadi Bio-CNG. Produk ini rencananya akan memasok Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Belawan, Sumatera Utara, yang memiliki kapasitas terpasang 1.184 MW dan berkontribusi 30 persen terhadap sistem kelistrikan Sumatera bagian utara.
"PLN EPI terus mendorong pemanfaatan limbah sawit menjadi sumber energi yang bernilai tambah. POME dapat diolah menjadi biometana yang kemudian dimurnikan menjadi Bio-CNG untuk mendukung kebutuhan energi pembangkit listrik," ujar Hokkop dalam forum Diseminasi Pengembangan Biometana di Indonesia yang digelar Ditjen EBTKE Kementerian ESDM di Medan, Kamis (4/6).
Potensi Limbah Sawit Sumut Jadi Target Utama
Sumatera Utara dipilih sebagai lokasi awal pengembangan karena provinsi ini merupakan salah satu sentra industri sawit nasional. Berdasarkan data BPS, terdapat 327 perusahaan perkebunan sawit yang beroperasi di Sumut dengan 237 pabrik kelapa sawit. Masing-masing pabrik menghasilkan limbah cair yang bisa disulap menjadi energi bersih.
Hokkop menambahkan, selama ini sebagian besar limbah cair sawit belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, gas metana yang dihasilkan dari proses pengolahan limbah tersebut memiliki potensi pemanasan global 28 kali lebih tinggi dibanding karbon dioksida. "Dengan menangkap dan memanfaatkannya sebagai sumber energi, emisi gas rumah kaca dapat ditekan sekaligus menghasilkan sumber energi terbarukan yang andal," jelasnya.
Ekosistem Ekonomi Hijau dari Kebun ke Pembangkit
Pengembangan Bio-CNG tidak hanya soal energi. PLN EPI membangun ekosistem yang menghubungkan sektor perkebunan, industri pengolahan, dan ketenagalistrikan. Pemilik konsesi dan pabrik kelapa sawit diajak berkolaborasi mengubah limbah yang sebelumnya tidak bernilai menjadi komoditas ekonomi.
"Kami melihat peluang yang sangat besar untuk memperluas pemanfaatan Bio-CNG. PLN EPI terus membuka peluang kolaborasi dengan pabrik kelapa sawit agar potensi limbah dapat diubah menjadi energi bersih yang bernilai ekonomi," tutur Hokkop.
Target Dekarbonisasi dan Ketahanan Energi
Langkah ini sejalan dengan target transisi energi nasional dan pencapaian Net Zero Emissions. Dengan menggantikan energi fosil di PLTGU Belawan, PLN EPI berharap bisa mengurangi ketergantungan pada impor gas bumi sekaligus menekan emisi karbon sektor kelistrikan. Forum di Medan yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, lembaga keuangan, dan pemilik bahan baku menjadi ajang memperkuat ekosistem biometana nasional.
Bagi industri sawit, pengembangan Bio-CNG membuka peluang pendapatan baru dari limbah yang selama ini menjadi masalah lingkungan. Bagi PLN, ini adalah sumber energi terbarukan yang andal dan tersedia melimpah di dalam negeri.