TAPANULI UTARA — Dua puskesmas di Kecamatan Sipoholon menjadi ujung tombak keberhasilan daerah itu dalam ajang penilaian Desa Percontohan PKK Kategori IVA Test Tingkat Provinsi Sumatera Utara. Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumut yang terdiri dari Sri Wahyuni Ramadani, Nurhayati, dan Syukur melakukan monitoring dan pembinaan di kecamatan tersebut pada Selasa (2/6/2026).
Kegiatan itu dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tapanuli Utara, Camat Sipoholon, perwakilan Bank Sumut, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Tapanuli Utara, pengurus TP PKK, serta kader kesehatan.
Capaian Puskesmas Sitadatada: 99,7 Persen untuk Empat Program
UPT Puskesmas Sitadatada mencatat capaian sebesar 99,7 persen untuk program CKG, IVA Test, Pintuta, dan ASIK. Kepala UPT Puskesmas Sitadatada, Rosianna Meylin Togatorop, S.Keb., M.K.M., bersama tenaga kesehatan mengintensifkan pelayanan dan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test).
Puskesmas Situmeang Habinsaran: 97 Persen untuk CKG dan ASIK
Sementara itu, UPT Puskesmas Situmeang Habinsaran menunjukkan performa yang tak kalah baik dengan capaian 97 persen pada indikator CKG dan ASIK melalui aplikasi Kementerian Kesehatan. Puskesmas ini juga mendukung Program Pintuta Kabupaten Tapanuli Utara.
Pesan Bupati: Inovasi Harus Wujud dalam Aksi Nyata
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Tapanuli Utara, Satya Darma Nababan, yang membacakan sambutan Bupati Tapanuli Utara, menegaskan bahwa status Desa Percontohan PKK harus dibuktikan melalui kerja nyata.
"Berbagai inovasi yang telah dirancang harus diwujudkan dalam aksi nyata sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Satya Darma Nababan dalam kegiatan monitoring tersebut.
Kecamatan Sipoholon kini menjadi salah satu kandidat kuat dalam ajang penilaian tingkat provinsi Sumatera Utara berkat komitmen dan kerja sama lintas sektor yang solid.