DELISERDANG — Hasil imbang ini jadi modal awal PSMS di Grup A. Persija lebih dulu memimpin lewat tembakan jarak jauh Figo Dennis setelah menerima operan Kwon Chang-hoon, tiga menit setelah gol M Ragil dianulir wasit karena offside.
Sejak peluit awal, kedua tim memperagakan permainan terbuka. PSMS sempat membobol gawang Persija melalui sundulan M Ragil pada menit ke-40 usai memanfaatkan tendangan bebas Rangga Muslim.
Wasit menganulir gol tersebut karena Ragil berada dalam posisi offside. Tiga menit berselang, Persija menghukum kelengahan tuan rumah lewat tembakan jarak jauh Figo Dennis ke gawang yang dikawal M Natshir.
Skor 1-0 untuk Persija bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pelatih PSMS Eko Purdjianto memasukkan Phillerson dan Pramoedya Putra, menggantikan Rizdjar Nurviat dan M Ragil. Pergantian itu membuat serangan Ayam Kinantan lebih hidup.
PSMS tampil lebih agresif dan meningkatkan tekanan ke pertahanan Macan Kemayoran. Dukungan dari tribun stadion menambah motivasi para pemain untuk mengejar ketertinggalan.
Kerja keras PSMS berbuah pada menit ke-80. Phillerson menyambar bola liar di depan gawang setelah Rangga Muslim melakukan penetrasi melewati sejumlah pemain Persija dan mengirimkan umpan terobosan.
Kedudukan berubah 1-1. Hingga wasit meniup peluit panjang, kedua tim gagal menambah gol dan harus puas berbagi satu poin.
Eko Purdjianto mengapresiasi dukungan suporter yang memadati stadion. Ia berharap antusiasme tersebut terus terjaga, bukan hanya saat turnamen, tetapi juga dalam kompetisi reguler.
"Saya mengapresiasi dukungan luar biasa suporter yang memadati stadion," kata Eko, seraya berharap semangat itu berlanjut di kompetisi reguler.
Bagi Persija, kehilangan keunggulan di babak kedua membuat mereka juga harus membawa pulang satu poin dari Deliserdang.