KISARAN — Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Asahan Suratno menyebut bantuan alsintan tersebut menyasar Brigade Pangan yang tersebar di sejumlah kecamatan. Menurutnya, penyaluran dilakukan kepada 12 Brigade Pangan yang terdiri dari 43 Koptan dan UPJA.
Suratno menyampaikan bahwa bantuan bersumber dari APBN dan APBD. Ia berharap alsintan itu mendorong lahirnya petani milenial sebagai generasi penerus pembangunan pertanian.
Penyerahan berlangsung di Aula Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Asahan, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kelurahan Kedai Ledang, Kisaran. Acara dihadiri Bupati Asahan, Direktur Polbangtan Medan, Plt Kepala Dinas Pertanian, Plt Kepala Dinas Kominfo, serta perwakilan kelompok tani.
Jumlah 77 unit itu menjadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap pengembangan sektor pertanian di daerah. Penerima bantuan adalah kelompok yang tergabung dalam Brigade Pangan, bukan petani perorangan.
Direktur Polbangtan Medan Nurliana Harahap mengapresiasi dukungan Bupati Asahan terhadap kemajuan sektor pertanian. Ia meminta seluruh penerima memanfaatkan dan merawat bantuan dengan baik agar hasil produksi serta pendapatan petani meningkat.
"Bantuan ini bukan barang murah, sehingga harus dijaga dan dikelola dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai menjadi barang rongsokan. Brigade Pangan juga harus memprioritaskan pemanfaatannya bagi anggota," ujarnya.
Bupati Asahan menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pertanian atas bantuan alsintan bagi Brigade Pangan dan kelompok tani di Kabupaten Asahan. Ia menyebut daerahnya memiliki sekitar 9.000 hektare lahan pertanian yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Pemerintah Kabupaten Asahan juga merencanakan pembukaan cetak sawah baru di Kecamatan Silau Laut dan Simpang Empat. Langkah itu disebut sebagai bagian dari upaya memperluas areal pertanian.
"Peningkatan ketahanan pangan menjadi salah satu fokus pembangunan daerah sekaligus mendukung program prioritas Presiden RI dalam mewujudkan swasembada pangan," sebut Bupati.
Taufik ZA mengingatkan agar seluruh kelompok tani tetap kompak dan tidak terpecah dalam pengelolaan alat. Ia meminta alsintan dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
"Dengan adanya bantuan ini, kita berharap produksi pertanian di Asahan semakin meningkat. Saya mengingatkan agar seluruh kelompok tani tetap kompak, tidak terjadi perpecahan dalam pengelolaan alat, serta memanfaatkan bantuan ini sesuai peruntukannya. Dan keberadaan alsintan ini, diharapkan dapat mempermudah pekerjaan petani, mempercepat proses pengolahan lahan hingga panen, serta meningkatkan efisiensi usaha pertanian," pungkas Bupati Asahan, Taufik ZA.
Rangkaian acara berakhir sekitar pukul 11.30 WIB. Penyerahan alsintan menjadi tahap awal pemanfaatan bantuan di tingkat kelompok, dengan hasil produksi dan pendapatan petani sebagai tolok ukur yang disebut dalam acara tersebut.