SUMATERA UTARA — Setelah menguji POCO C95 Pro beberapa hari, satu hal yang paling menonjol bukanlah layar 120 Hz-nya, melainkan baterai 7.500 mAh yang membuat pengisian daya jadi rutinitas dua hari sekali. Ponsel ini dijual sekitar Rp 3,2 juta untuk varian 6/128 GB dan Rp 3,8 juta untuk 8/256 GB, menempatkannya sebagai penantang di segmen hp murah 2026 bersama kompetitor sekelasnya. Namun, ada beberapa kompromi yang perlu kamu tahu sebelum membeli, terutama soal performa dan material bodi.
POCO C95 Pro hadir sebagai jawaban atas kebutuhan ponsel dengan daya tahan baterai ekstrem di kelas harga Rp 3 jutaan. Kesimpulan awal ini didapat dari pengujian harian selama beberapa hari, mencakup penggunaan media sosial, streaming video, dan gaming santai. Reviewer Gadget Max menyebut harga ponsel ini naik dibanding seri C tahun lalu, tetapi masih termasuk yang termurah di kelasnya.
Layar IPS LCD berukuran 6,9 inci dengan resolusi HD+ dan refresh rate 120 Hz menjadi salah satu daya tarik utama. Dukungan Widevine L1 membuat pengalaman menonton Netflix tetap nyaman. Sayangnya, panel IPS LCD ini hanya memiliki tingkat kecerahan 800 nits, sehingga penggunaan di bawah sinar matahari langsung bisa sedikit menyulitkan.
Bodinya berbahan plastik dengan ketebalan 8,8 mm dan bobot 232 gram. Bobot tersebut terasa berat di genggaman, terutama saat digunakan satu tangan dalam waktu lama. Perlindungan Gorilla Glass 7i di bagian depan memberikan sedikit rasa aman, meski tetap disarankan menggunakan case tambahan.
Chipset MediaTek Helio G91 Ultra yang dipadukan dengan RAM 6 GB atau 8 GB mampu menjalankan PUBG Mobile dan Mobile Legends pada pengaturan standar dengan lancar. Namun, ponsel ini jelas bukan untuk pemain kompetitif yang menuntut frame rate tinggi dan stabil.
Keterbatasan lain datang dari penggunaan storage eMMC, bukan UFS, yang membuat proses baca-tulis data terasa lebih lambat. Tidak adanya sensor giroskop juga menjadi catatan penting bagi kamu yang hobi bermain game FPS mobile. Pemutaran video 4K terasa tersendat, sementara video 1080p berjalan mulus.
Baterai berkapasitas 7.500 mAh adalah senjata utama POCO C95 Pro. Dalam pemakaian normal, ponsel ini bisa bertahan hingga dua hari penuh tanpa perlu diisi ulang. Charger 45 W yang disertakan dalam paket penjualan mampu mengisi daya dari kosong ke penuh dalam waktu yang tergolong wajar untuk kapasitas sebesar itu.
Kombinasi baterai jumbo dan layar 120 Hz memang menguras daya lebih cepat, tetapi kapasitas 7.500 mAh tetap memberikan cadangan yang melimpah. Fitur NFC, Bluetooth 5.4, slot microSD, dan jack audio 3.5 mm melengkapi paket konektivitas yang jarang ditemukan lengkap di kelas harga ini.
Kamera belakang 50 MP menghasilkan foto yang tergolong oke pada kondisi cahaya siang. Namun, perekaman video sambil berjalan terasa goyang karena tidak ada stabilizer optik. Kamera depan 8 MP memadai untuk selfie dan video call, meski detailnya tidak terlalu tajam.
Dual speaker yang disematkan cukup lantang, meski kualitas suaranya agak cempreng di volume tinggi. Untuk menonton video atau mendengarkan musik santai, speaker ini masih bisa diandalkan.
POCO C95 Pro adalah pilihan tepat bagi kamu yang memprioritaskan daya tahan baterai dan layar lebar untuk konsumsi konten, dengan harga sekitar Rp 3,2 juta hingga Rp 3,8 juta. Ponsel ini kurang cocok untuk pemain game kompetitif atau pengguna yang menuntut performa kamera video yang stabil. Jika kebutuhanmu adalah ponsel tahan lama untuk aktivitas harian, POCO C95 Pro layak masuk daftar pertimbangan.