Film Fjord Buka Jakarta World Cinema 2026, Sinopsis dan Deretan Prestasinya

Penulis: Syahrul Karim  •  Minggu, 01 November 2026 | 15:04:01 WIB
Film Fjord tayang eksklusif sebagai pembuka Jakarta World Cinema 2026 pada Sabtu (30/10).

SUMATERA UTARA — Film Fjord, peraih Palme d'Or Cannes Film Festival 2026, tayang eksklusif di Indonesia sebagai pembuka Jakarta World Cinema (JWC) 2026 pada Sabtu (30/10). Film garapan Cristian Mungiu ini dibintangi Sebastian Stan dan Renate Reinsve, serta terinspirasi dari kisah nyata keluarga Bodnariu. Penonton Indonesia menjadi salah satu yang pertama menyaksikan langsung karya berbahasa Norwegia, Inggris, Romania, dan Swedia ini di layar lebar.

Jakarta World Cinema (JWC) 2026 membuka gelarannya dengan pemutaran Fjord, film yang menyapu lima penghargaan di Cannes Film Festival 2026. Selain Palme d'Or sebagai Film Terbaik, Fjord juga membawa pulang François Chalais Prize, FIPRESCI Prize, Prize of the Ecumenical Jury, dan Prix de la Citoyenneté.

Pemutaran di Jakarta ini turut dihadiri sinematografer Tudor Vladimir Panduru. Pihak penyelenggara juga menampilkan pesan khusus dari sutradara Cristian Mungiu, yang menulis, menyutradarai, sekaligus memproduseri film ini bersama.

Sinopsis: Keluarga Gheorghiu dan Benturan Dua Budaya

Fjord mengikuti Mihai Gheorghiu, teknisi asal Romania, dan istrinya Lisbet, perawat asal Norwegia, yang memutuskan pindah ke kampung halaman Lisbet. Keluarga Kristen evangelis dengan lima anak ini ingin lebih dekat dengan keluarga besar Lisbet setelah kematian orang tua Mihai.

Di Norwegia, keluarga Gheorghiu bertetangga dengan keluarga Mats Halberg. Mats menjabat kepala sekolah di wilayah itu, sementara istrinya, Noora, bekerja sebagai pengacara. Nilai agama dan konservatisme keluarga Gheorghiu kerap bentrok dengan budaya masyarakat Norwegia yang sekuler dan liberal, meski awalnya masih bisa diatasi.

Konflik memuncak ketika guru olahraga menemukan bekas luka dan lebam di tubuh Elia, anak tertua keluarga Gheorghiu. Frida, sopir bus sekaligus konselor sekolah, juga mendengar pembicaraan Elia dan Emmanuel soal hukuman fisik dari ibu mereka.

Laporan itu membawa Gunda dari Child Welfare Services mendatangi rumah keluarga Gheorghiu. Lisbet kaget dengan tuduhan tersebut, sementara Mihai diinterogasi polisi dengan dugaan yang sama. Aturan ketat soal kesejahteraan anak di Norwegia membuat anak-anak mereka diambil negara tanpa persetujuan orang tua.

Perjuangan Merebut Kembali Anak-Anak

Sejak saat itu, Lisbet dan Mihai berjuang mendapatkan kembali anak-anak mereka di tengah diskriminasi akibat perbedaan nilai dan budaya dengan masyarakat serta hukum Norwegia. Film ini terinspirasi secara bebas dari kisah nyata keluarga Bodnariu, yang anak-anaknya diambil paksa oleh pihak berwenang di Norwegia.

Fjord merupakan produksi bersama Rumania, Prancis, Denmark, Finlandia, Norwegia, dan Swedia. Film ini tayang perdana secara global dalam kompetisi utama Cannes Film Festival 2026 pada 18 Mei, dan disambut tepuk tangan meriah selama 12 menit.

Pujian Kritikus dan Jalan ke Oscar 2027

Kritikus memuji Fjord terutama soal penampilan para pemeran dan naskahnya. Film ini dirilis di bioskop-bioskop Rumania pada 13 Juni, lalu dipilih menjadi perwakilan negara itu untuk kategori Best International Feature Film di Oscar 2027.

Bagi penonton Indonesia, JWC 2026 menjadi kesempatan langka menyaksikan Fjord di layar lebar sebelum film ini berkompetisi lebih jauh di musim penghargaan. Kehadiran Panduru sebagai sinematografer menambah daya tarik tersendiri, mengingat sisi visual film ini ikut disebut sebagai salah satu kekuatannya.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top