MEDAN — Pj Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi mewakili Wali Kota Rico Waas dalam pertemuan bersama tim pemeriksa BPK RI Perwakilan Sumut. Status BLUD dinilai menjadi instrumen penting untuk memotong birokrasi yang kaku di rumah sakit daerah.
Dengan fleksibilitas BLUD, RSUD dr. Pirngadi diharapkan bisa bergerak lebih cepat merespons kebutuhan pasien. Erfin menegaskan evaluasi BPK harus jadi batu loncatan memperkuat performa layanan, bukan sekadar catatan administratif.
Wakil Penanggung Jawab Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Sumut, Dwi Prayitno, menjelaskan tujuan pemeriksaan pendahuluan ialah memetakan profil entitas rumah sakit. Cakupannya meliputi sektor pendapatan, belanja, aset, hingga dukungan sistem informasi rumah sakit.
Pemeriksaan juga menyorot penilaian Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan tingkat risiko pengelolaan. Penilaian itu menjadi fondasi utama dalam merumuskan strategi serta prosedur untuk pemeriksaan terinci.
Sebagai tindak lanjut, Erfin menginstruksikan jajaran RSUD dr. Pirngadi Medan membentuk tim teknis untuk merespons hasil pemeriksaan. Komunikasi dan sinergi lintas perangkat daerah juga diminta terus dijaga.
Sikap kooperatif dan keterbukaan menyediakan data dinilai krusial demi kelancaran seluruh proses pemeriksaan lanjutan. "Catatan yang disampaikan ini harus menjadi bahan evaluasi bersama. Kami berharap melalui pemeriksaan ini, pengelolaan RSUD dr. Pirngadi Medan semakin baik kedepannya," tegas Erfin di hadapan peserta rapat.
Erfin berharap proses pemeriksaan memberi dampak positif terhadap penguatan sistem pengelolaan BLUD. Menurutnya, hasilnya juga harus mendorong peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan rumah sakit.
"Saya berharap proses pemeriksaan ini memberikan dampak positif terhadap penguatan sistem pengelolaan BLUD, sekaligus mendorong peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan rumah sakit," ujarnya.
Rapat di Balai Kota Medan itu dihadiri sejumlah pejabat lingkungan Pemko Medan. Di antaranya Plt Kepala Dinas Kesehatan Surya Syahputra Pulungan dan Plt Direktur RSUD dr. Pirngadi Medan Mardohar Tambunan.
Turut hadir Plt Kepala BKAD Suluh Aulia Harahap serta Sekretaris Inspektorat Desy Chalizah Permataningtyas. Kehadiran mereka menandai keterlibatan lintas perangkat daerah dalam pengelolaan BLUD rumah sakit.