SUMATERA UTARA — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan menyiapkan dermaga dan area penempatan sementara untuk barang-barang milik korban KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. Fasilitas itu disiagakan agar proses pendataan dan identifikasi barang korban bisa berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas kepelabuhanan lain. Dukungan ini menjadi bagian dari peran Pelindo memastikan sarana pelabuhan siap dipakai saat dibutuhkan.
General Manager Pelabuhan Trisakti, Ari Sudarsono, menyatakan fasilitas itu disiagakan agar proses penanganan barang korban tidak tersendat. Pelindo, kata dia, memusatkan dukungan pada penyediaan sarana yang dibutuhkan selama proses berlangsung.
"Pelindo menyiapkan dermaga untuk kapal yang membawa barang-barang milik korban serta area penempatan sementara di Pelabuhan Trisakti. Pelayanan tersebut kami lakukan dengan tetap menjaga kelancaran operasional dan pelayanan kepelabuhanan," ujar Ari.
Pelindo memastikan pelayanan kapal dan aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Trisakti berjalan seperti biasa. Penanganan barang korban KM Virgo Transport 8 dilakukan tanpa mengganggu jadwal kapal lain yang bersandar di pelabuhan utama Kalimantan Selatan itu.
Koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan terus dilakukan. Tujuannya memastikan kebutuhan fasilitas di area pelabuhan terpenuhi, mulai dari ruang penempatan hingga akses kendaraan pengangkut barang.
Dukungan fasilitas akan diberikan secara bertahap menyesuaikan kebutuhan di lapangan. Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan menyatakan siap menambah sarana jika proses penanganan barang korban memerlukan kapasitas lebih besar.
Soal pendataan, identifikasi, hingga penanganan lanjutan barang milik korban, Pelindo menyerahkannya kepada instansi yang berwenang. Perusahaan pelat merah itu hanya menyediakan fasilitas kepelabuhanan, bukan melakukan verifikasi isi barang.
Pembagian peran ini penting agar proses hukum dan administratif berjalan sesuai aturan. Pelindo memposisikan diri sebagai penyedia infrastruktur yang mendukung kelancaran tugas instansi terkait di lapangan.
Informasi resmi mengenai perkembangan penanganan barang korban tetap mengacu pada keterangan instansi berwenang. Pelindo mengimbau masyarakat menunggu pengumuman dari pihak yang memiliki kewenangan penuh atas proses tersebut.
Pelabuhan Trisakti merupakan salah satu simpul logistik utama di Kalimantan Selatan. Aktivitas pelabuhan ini melayani arus barang antarpulau, termasuk hasil tambang, perkebunan, dan kebutuhan pokok masyarakat.
Kesiapan fasilitas darurat seperti dermaga khusus dan area penempatan sementara menjadi bagian dari fungsi Pelindo sebagai operator pelabuhan. Ketika terjadi insiden pelayaran, pelabuhan dituntut menyediakan ruang bagi proses evakuasi dan penanganan barang korban.
Langkah Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan mencerminkan kesiapan operator pelabuhan menghadapi situasi darurat tanpa mengorbankan layanan rutin. Bagi pengguna jasa, kepastian bahwa operasional Trisakti tetap normal menjadi sinyal bahwa arus logistik di kawasan ini tidak terganggu.